Setelah Viral Telok Dinosaurus, Kini Pangkalpinang Punya Induk Dinosaurus, Lokasi Ini Paling Dicari Warga

Ahada
Setelah Viral Telok Dinosaurus, Kini Pangkalpinang Punya Induk Dinosaurus, Lokasi Ini Paling Dicari Warga
Patung Dinosaurus atau hewan purbakala yang terletak di Simpang 7, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang ramai dikunjungi warga. (Foto: gusti/babelreview)
Patung Dinosaurus atau hewan purbakala yang terletak di Simpang 7, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang ramai dikunjungi warga.(foto: gusti/babelreview)
Patung Dinosaurus atau hewan purbakala yang terletak di Simpang 7, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang ramai dikunjungi warga.(foto: gusti/babelreview)

 

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID --- Patung Dinosaurus atau hewan purbakala yang terletak di Simpang 7, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang ramai dikunjungi warga terutama anak-anak. Sekarang lokasi ini telah menjadi tempat swafoto yang unik.

Ditengah keramaian dan padatnya lalu lintas di Simpang 7, banyak para pengendara berhenti dan memarkirkan kendaraanya, hanya sekedar untuk mengabadikan momen bersama patung Dinosaurus.

Tak hanya itu, Taman Vertikal di kawasan tersebut menambah kesan indah yang enak dipandang bagi pengunjung yang datang.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Miego kepada Babel Review mengatakan, patung Dinosaurus yang berda di Taman Vertikal Simpang 7 merupakan salah satu program Dinas Perkim untuk mempercantik Kota Pangkalpinang.

"Titik lokasi penataan taman sendiri yakni di Simpang 7 ada patung Dinosaurs, di Gabek ada ikon Kerito Surung, di Tampuk Pinang Pura ada taman baru, simpang Semabung sudah ada ikon Kota Beribu Senyuman dan di depan Taman Wihelmina  ada lampu crossing di depan Rumah Dinas Walikota", kata Miego.

Miego juga mengatakan, masyarakat Pangkalpinang terutama sangat antusias dan merasa senang dengan hadirnya patung Dinosaurus di Simpang 7 ini.

"Tahun 2020 tetap akan ada penataan taman, kemudian kita berencana membuat ikon simpang 5 mungkin jalan tersebut sudah sering kita lewati", ucap Miego.

Lanjutnya, pembangunan ikon Simpang 5 akan segera dirancang dan dibuat pada Tahun 2020 ini, menyusul taman ikonik Simpang 7.

"Rencana  taman terbuka juga dan masih tahap perencanaan. Selain itu kita akan melakukan penataan taman di sepanjang jalan inspeksi Sungai Rangkui secara bertahap," kata Miego.

Tak hanya taman, di sepanjang trotoar di Kota Pangkalpinang mulai dihiasi dengan Bolard (bola semen) beraneka macam warna.

Miego mengatakan, fungsi dari Bolard tersebut untuk menjaga para pejalan kaki, serta untuk keindahan trotoar di Pangkalpinang.

"Bolard yang terpasang sekotar 900 lebih, untuk warna bervariasi agar enak dilihat, tidak monoton", katanya.

Miego juga berharap, kedepanya dapat lebih mempercantik wajah Pangkalpinng, dengan menyediakan pilihan ruang terbuka untuk masyarakat.

"Tolong fasilitas yang sudah kita bangun untuk tidak diganggu, mari kita jaga karena ini milik kita bersama," imbaunya. (BBR)

Penulis: Gusti Randa