Semari Kabupaten Bangka Bantu Korban Kecelakaan

kasmirudin
Semari Kabupaten Bangka Bantu Korban Kecelakaan
Sekretaris Semari Boy Yandra saat menyerahkan bantuan kepada Erwin (22), warga Sungailiat yang sedang dirawat di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang akibat kecelakaan, Jumat (10/5/2019). (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Pemerintah Kabupaten Bangka melalui program Sehari Lima Ratus Rupiah (Semari), kembali memberi bantuan kepada warga Nelayan I Sungailiat.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2kBP3A) Kabupaten Bangka, Boy Yandra yang juga selaku Sekretaris Semari mengatakan, bahwa bantuan tersebut diberikan kepada Erwin (22) salah satu warga Sungailiat yang sedang dirawat di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang.

Dia menjelaskan, Erwin merupakan salah masyarakat yang tinggal di Nelayan I, yang pada tanggal 8 Mei yang lalu mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengalami luka di bagian kepala.

"Jadi korban ini tidak mempunyai jaminan kesehatan dalam bentuk apapun, baik itu BPJS maupun pelayanan lainnya. Awalnya korban ini dibawa ke Rumah Sakit Medika Sungailiat, lalu dibawa ke Rumah Sakit Arsani dan saat ini dirawat di RSBT," terang Boy, Jumat (10/5/2019).

Boy Yandra menjelaskan, untuk saat ini selama di RSBT, Erwin diharuskan menandakantangani biaya secara umum. Karena tidak mempunyai jaminan kesehatan apapun. Maka pihaknya, terus melakukan pendampingan pengobatan, apakah akan dicarikan donatur atau dengan jalan keluar lainnya.

"Sampai saat ini korban masih di ruang ICU RSBT dan dalam keadaan belum sadarkan diri, setelah dilakukan operasi di kepalanya. Saat ini kita melakukan pemberian bantuan berupa gizi untuk pasien, kalau untuk pengobatan belum diberikan," ungkapnya.

Menurutnya, biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan pasien ini sangat besar dan tidak dimungkinkan menggunakan dana dari Semari.

"Nanti kita akan bekerja sama dengan para relawan untuk turun ke jalan dan harus ijin ke Dinsos terlebih dahulu. Supaya tujuannya jelas dan hasilnya nanti tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan lainnya. Jadi untuk saat ini, Semari hanya bisa membantu secara stimulan saja," terangnya.

Boy menambahkan, selama ini melalui program Semari sudah membantu kurang lebih 40 orang. Baik yang dirawat di rumah inap Jakarta dan ada juga yang di Bangka.

"Selain itu pihak Pemerintah Kabupaten Bangka juga memberikan dana pendamping yang berada di luar daerah sebesar Rp 5 juta untuk keluarga dan pasien. Itu kita khususkan untuk kelas 3, yang jelas 1 dan 2 tidak mendapatkan dana pendamping," jelas Boy. (BBR)


Penulis  : Ibnu 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review