Sebelum Menikah, Calon Pengantin di Pangkalpinang Wajib Tes HIV

kasmirudin
Sebelum Menikah, Calon Pengantin di Pangkalpinang Wajib Tes HIV
Kasi Pencegahan, Pengendalian, Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Nuroll Hety Baro. (Foto: Gusti Randa)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Dalam upaya pencegahan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV), Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, mewajibkan bagi calon pengantin yang akan menikah, untuk melakukan pemeriksaan HIV.

"Program ini sudah kita lakukan kepada calon pengantin. Seluruh  Puskesmas di Pangkalpinang sudah bekerja sama dengan Kementerian Agama Pangkalpinang. Kami berharap agar calon pengantin diperiksa status HIV, tetapi jangan diperiksa satu atau dua minggu sebelum menikah, kalau bisa dilakukan 3 bulan sebelum menikah," kata Kasi Pencegahan, Pengendalian, Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Nuroll Hety Baro, Jumat (10/1/2020).

Nuroll mengatakan, apabilah salah satu calon pengantin terdeteksi menderita HIV, untuk berkonsultasi ke Puskesmas terdekat atau tempat pelayanan kesehatan.

"Misalkan salah satu calon pengantin terdeteksi virus HIV, itu terserah mereka mau melanjutkan, atau melakukan pengobatan dahulu," katanya.

Nuroll menyebutkan, program tersebut bertujuan untuk memutuskan mata rantai penularan virus HIV.

Ia menambahkan, virus HIV ini tidak bisa hilang, namun melalui proses pengobatan dapat menekan jumlah virus didalam tubuh penderita.

"Kita selalu mensosialisasikan kepada masyarakat, tolonglah jangan tertutup. Seandainya ada salah satu keluarga dengan gejala badan kurus, badannya hitam-hitam, sering batuk-batuk. Karena HIV itu baru virus, tapi kalau sudah kena AIDS berakibat meninggal dunia," ujarnya. (BBR)


Penulis : Gusti Randa

Editor   : Kasmir

Sumber : Babel Review