Sasar Pemilih Pemula, KPU Babel Luncurkan Program KPU Goes To Campus

kasmirudin
Sasar Pemilih Pemula, KPU Babel Luncurkan Program KPU Goes To Campus
Para panelis diskusi KPU Goes To Campus foto selfie usai diskusi bersama 300 mahasiswa baru IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik di Kampus IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, Senin (10/9/2019). (Ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai intensif melakukan sosialisasi Pemilu 2019 kepada masyarakat, termasuk ke kampus-kampus di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Beitung. 

Tujuannya guna meningkatkan angka partisipasi pemilih, yang selama ini menjadi persoalan dalam setiap penyelenggaraan pilkada maupun pemilu.

Khusus untuk meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilu 2019 nanti, KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membuat gerakan sadar pemilu melalui program KPU Goes To Campus. Mengambil tema Pemilih Pemula, Memilih dengan Cinta dan Cita-Cita, program ini untuk pertama kali menyasar Kampus IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, pada Senin (10/9/2018).

Sedikitnya 300 mahasiswa baru Jurusan Ekonomi Syariah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik mengikuti program KPU Goes To Campus ini. Ratusan alumni SMA dari seluruh penjuru Babel ini mendapatkan pencerahan tentang partisipasi pemilih pemula dari narasumber antara lain Dr Iskandar MHum (Dosen IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik), Davitri SPd (Ketua KPU Babel) dan Bangdoi Ahada (Jurnalis Babel), selama dua jam penuh mulai pukul 13.00 - 15.00 WIB.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada kampus IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik  yang telah menyiapkan tempat untuk acara KPU Goes To Campus ini. Dan kami juga terimakasih kepada pihak kampus yang telah mengumpulkan sekitar 300 mahasiswa untuk diberikan pendidikan politik mengenai pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang," ujar Kabag Hukun, Teknis dan Hupmas KPU Babel Abdon Gultom SH MH, di dampingi Kabag Program Data, SDM dan Organisasi KPU Babel Sutriyono SH beserta staf dan panitia gerakan sadar pemilu KPU Babel.

Program KPU Goes To Campus ini merupakan program strategis dari KPU Babel untuk mengajak para pemilih pemula agar berperan aktif dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 mendatang. Selain mengajak partisipasi aktif dalam pemilu, pada kegiatan ini juga dijelaskan proses Pemilu mulai dari tanggal pelaksanaan, syarat mencoblos dan tata cara pencoblosan yang akan digelar 17 April 2019 mendatang.

Dalam penjelasanya di hadapan 300 mahasiswa, Ketua KPU Babel Davitri Spd mengatakan  pada intinya KPU ingin memberikan informasi seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya yang terkategori pemilih potensial untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilu  2019 mendatang.

"Sesuai dengan tema kegiatan ini, kami berharap adik-adik mahasiswa sebagai generasi muda bisa menjadi agen perubahan dan agen demokrasi dalam ikut mensukseskan Pemilu 2019. Memilih dengan Cinta dan Cita-Cita, artinya dalam jiwa adik-adik mahasiswa ada rasa optimis, pengorbanan, cinta tanah air dan harapan untuk ikut membangun demokrasi di republik ini," ujar Davitri.

Sedangkan panelis kedua Dr Iskandar MHum dalam diskusi tersebut, menyampaikan apresiasi kepada KPU Babel, yang telah membuat program Goes To Campus sebagai bentuk program strategis dalam memperkenalkan pemilu kepada pemilih pemula dan generasi muda. 

"Kami berterimakasih juga kepada KPU Babel yang menjadikan kampus kami sebagai tempat sosialisasi. Melalui program yang baik ini, kami yakin angka partisipasi pemilih di Babel bisa meningkat," ujar Iskandar.

Kepada mahasiswa, Iskandar juga mengajak untuk berpartisipasi aktif dalam ikut mensosialisasikan Pemilu 2019 kepada sanak keluarga, tetangga dan teman-teman terdekat. Mahasiswa yang merupakan kaum intelektual ini, diyakini Iskandar akan mampu memberikan penjelasan dan pengertian yang tepat dan efektif kepada masyarakat terhadap pentingnya pemilu sebagai tonggak demokrasi di Indonesia.

Sementara itu, panelis ketiga dari Jurnalis Babel Bangdoi Ahada mengajak mahasiswa sebagai Pemilih Pemula untuk lebih kritis dan cerdas dalam menyaring informasi dan membagikan informasi kepada masyarakat. Bangdoi juga meminta mahasiswa untuk lebih aktif ikut mensukseskan Pemilu 2019 ini melalui media informasi yang ada saat ini.

"Adik-adik mahasiswa bisa menjadi agen demokrasi dengan cara memanfaatkan semua teknologi media saat ini. Tidak saja mampu mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu nanti, adik-adik mahasiswa juga menjadi pengawal Pemilu ini agar tetap jujur dan adil selama pelaksanaan hingga perhitungan suara," tukas Bangdoi.

Pada akhir diskusi, ketiga panelis sepakat bahwa mahasiswa sebagai pemilih pemula akan mampu menjadi agen perubahan dan agen demokrasi pada Pemilu 2019 ini. (BBR)


Penulis : Kusuma
Editor   :  Kasmir
Sumber :Babelreview