PPIDS UBB Diusulkan Menjadi Pusat Studi, Siap Membantu Provinsi Babel

Ahada
PPIDS UBB Diusulkan Menjadi Pusat Studi, Siap Membantu Provinsi Babel
PPIDS UBB menggelar rapat pertama pada awal tahun 2020. Rapat ini memutuskan PPIDS diusulkan menjadi pusat studi (kajian) di bawah LPPM UBB. Tampak perta rapat sedang ’alot’ membahas keberadaan lembaga PPIDS ini.(Foto: dok ubb)

MERAWANG, BABELREVIEW.CO.ID --  Jumlah pusat studi di Universitas Bangka Belitung (UBB) akan bertambah satu lagi, menyusul pengurus Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial (PPIDS) universitas ini menghendaki PPIDS  berada di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UBB.  

“Iya,  memang,  kita  sedang mengusulkan agar PPIDS UBB  menjadi salah satu  pusat studi di mana keberadaannya di bawah LPPM UBB!,” ujar Wahri Sunanda, Ketua PPIDS UBB, usai menggelar rapat di Ruang Dekan Fakultas Teknik UBB, Senin (13/01/2020).

Rapat pertama di awal tahun 2020 ini dihadiri  Mardiah (Prodi Teknik Pertambangan), Sujadmi (Prodi Sosiologi),  Ghiri Basuki (Prodi Teknik Elektro), Yayuk (Prodi Teknik  Sipil),  Irvani (Teknik Pertambangan), Irma (Ilmu Kelautan), Wahyu Hadi (Manajemen Sumberdaya Perairan) dan Eddy Jajang J Atmaja (Agribisnis).

PPIDS sebuah lembaga strategis dan penting bagi akselerasi pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, selama ini berada di bawah rektor. 

Namun untuk “memastikan” posisi lembaga ini di UBB --  karena dalam OTK (Organisasi Tata Kelola) UBB tidak tercantum lembaga sejenis ini -- ,  PPIDS diusulkan berada di bawah LPPM sebagai pusat studi atau kajian.

“PPIDS UBB itu memang merupakan wakil dari Badan Informasi Geospasial (BIG) di Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung. 

Kita seperti biasa tetap berkoordinasi dengan BIG. Tapi dari sisi OTK lah  kita (PPIDS-red) memilih menjadi pusat studi.  Melalui pusat studi itu kita dapat mengajukan dana,” ulas Wahri yang juga Dekan Fakultas Teknik UBB.

Dikemukakan Wahri, Ketua PPIDS UBB dulunya adalah Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc. 

Namun setelah Prof Agus kembali ke Universitas Diponegoro (Undip), dirinya ditunjuk oleh  Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi menjadi ketua PPIDS antar waktu.

“Tugas-tugas diemban PPIDS itu sangat besar dan beragam.  PPIDS itu membantu pemerintah daerah di provinsi ini.  Karena itulah kami, PPIDS, sedang mengiventarisir kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan pada masa lalu, dan menyusun rencana atau kegiatan-kegiatan tahun 2020 dan tahun depan,” tukas Wahri. (ril/BBR)