Persoalan KEK Tanjung Gunung Dengan PT Timah Sudah Selesai, Begini Penjelasan Wagub Babel

Ahada
Persoalan KEK Tanjung Gunung Dengan PT Timah Sudah Selesai, Begini Penjelasan Wagub Babel
Wagub Babel Abdul Fattah mendampingi rombongan Duta Besar RI Untuk Senegal berkunjung ke KEK Tanjung Gunung Bangka Tengah, Jumat (3/1/2020). (Foto: Humas Prov Babel).

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Wagub Babel Abdul Fatah menegaskan syarat-syarat pengembangan KEK Tanjung Gunung sudah final.

Hal ini disampaikan Wagub Babel saat mendampingi rombongan Duta Besar RI dan Wakil Dubes RI Untuk Senegal, berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Gunung Bangka Tengah, Jumat (3/1/2020).  

“KEK ini persyaratannya sudah final, dan pada mulanya hambatan itu adalah tumpang tindihnya lahan KEK Tanjung Gunung dengan pihak PT Timah, karena memiliki izin IUP,” sebut Wagub.

Adapun permasalahan seputar KEK Tanjung Gunung dengan PT Timah, ditegaskan Wagub, sudah  selesai dilakukan, karena sesuai arahan Menteri Perekomian dan Kemaritiman harus di buat hubungan kerja sama yang baik antara PT Timah dengan Pengelola KEK.

“Sesuai arahan Kementerian Perekonomian dan Maritim untuk dijalin hubungan kerja sama yang baik, kemudian itu sudah terselesaikan dan tidak ada masalah lagi. Sehingga setelah selesai, maka ini menjadi wilayah yang menarik,” imbuhnya.

Sebelumnya, di tempat terpisah, Wagub Abdul Fatah mengatakan, kunjungan Dubes RI ini sangat menarik bagi Pemprov Babel, dalam upaya pemeritah daerah mentransformasikan pertumbuhan perekonomian  Babel, yang awalnya pada tataran tambang, kemudian bergeser ke pariwisata dan perekebunan, kelautan dan perikanan.

“Saya sudah banyak berbincang dengan beliau, mengenai bagaimana peluang ini kita tangkap, tentunya akan melakukan komunikasi dengan Pak Dubes, untuk merealisasikan apa yang beliau sampaikan,” ungkap Wagub.

Dengan adanya kunjungan ini, Wagub berharap dapat membawa dampak yang baik buat perekonomian Babel, dan akan terus ditindaklanjuti oleh Pemprov Babel dengan cara melakukan komunikasi secara terus-menerus dengan Dubes RI untuk Senegal Afrika tersebut.

“Mudah-mudahan kehadiranya membawa hikmah bagi Pemprov dan masyarakat Babel, sehingga apa yang dikeluhkan sedikit demi sedikit akan teratasi,” harap Wagub.

Menurut Wagub, Duta Besar dengan koordinasi 8 negara di Afrika Barat tersebut, tentu memiliki pangsa pasar yang sangat bagus.

"Kami dalam waktu dekat mengharapkan kepada Dubes RI tersebut, apa yang sudah dikomunikasikan secepatnya bisa berlajut dan ditindaklajuti. Mudah-mudahan yang kita lakukan merupakan terobosan, mentransformasikan ekonomi kita yang semula mengandalkan tambang bergeser pada sektor lainnya,” pungkas Wagub. (BBR)