Lomba Kreasi Tumpeng Disambut Antusias

Admin
Lomba Kreasi Tumpeng Disambut Antusias
foto:vera vlesia

MANGGAR, BABEL REVIEW -- Nasi tumpeng merupakan salah satu kuliner khas Indonesia yang telah menjadi simbol dan sarat makna dalam acara perayaan, syukuran atau selamatan dalam tradisi Budaya Indonesia. Hampir di setiap perayaan kita bisa menjumpai hidangan nasi tumpeng dalam bentuk kerucut yang ditempatkan di tengah-tengah dengan lauk pauk yang disusun mengelilingi kerucut tersebut.

Dalam lomba kreasi nasi tumpeng saat peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-20 tahun 2019 Kabupaten Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang berlangsung, Rabu (20/11), tumpeng dan lauk pauk dengan cara penyajian yang cukup unik menjadi salah satu penilaian dari tim juri.

Berbagai upaya dari organisasi wanita yang ada di Kabupaten Beltim dilakukan dalam pembuatan kreasi nasi tumpeng beserta lauk pauknya. Mereka antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berlomba menampilkan kreasi tumpeng, selain bentuk tumpeng segitiga, mereka menghiasnya dengan sangat indah.

“Lomba ini kriterianya yakni kreatifitas atau inovasi dari cara penyajian atau penataan makanan, cita rasa yang lezat dan kebersihan dari sebuah masakan. Yang terpenting nasi tumpengnya memenuhi kriteria gizi seimbang,” ujar Siti Sundari salah satu tim juri nasi tumpeng.

Selain itu, persyaratan lomba nasi tumpeng ini bahannya tidak lebih dari Rp 300 ribu. Sedangkan untuk wadahnya, para peserta menyajikannya diatas tampah dari anyaman bambu yang dialasi dengan daun pisang, bahkan ada juga yang menyajikan tumpeng dengan wadah yang terbuat dari miniatur kapal dari bambu.

Dalam ajang lomba kreasi menghias tumpeng tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berhasil meraih juara 1 karena memperoleh nilai yang tinggi dari persyaratan yang ditetapkan. Juara kedua diraih Kecamatan Manggar dan Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim mendapat juara ketiga.

Kegiatan HUT DWP yang dilaksanakan di ruang Satu Hati Bangun Negeri Kantor Bupati Beltim itu dihadiri Asisten 1 Pemkab Beltim Sayono, istri Bupati Beltim Susy Siswari, istri Wabup Beltim Purwenda Puspitasari, ibu-ibu bhayangkari Beltim hingga ibu-ibu DWP se-kecamatan Beltim.

Ketua panitia Lisvita Endriani mengatakan pelaksanaan HUT DWP dilaksanakan untuk mempererat silahturahmi dan memperkokoh persatuan dan kesatuan sesama istri Aparatur Sipil Negara terhadap organisasi serta bentuk partisipasi dan kontribusi terhadap program pemerintah.

“Untuk mempererat silahturahmi antara anggota DWP sebagai istri PNS. Kami juga berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota DWP dan pengurus dalam segala bidang dengan pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif anggota dan masyarakat,” kata Lisvita.

Lisvita menambahkan selain lomba kreasi nasi tumpeng, berbagai kegiatan juga dilaksanakan dalam peringatan HUT DWP yakni lomba senam bedincak, lomba puisi hingga pelaksanaan kegiatan pemeriksaan darah dan pemeriksaaan IVA secara gratis. (BBR)