Lihat Kondisi Lereng Menumbing Rusak Akibat TI, Ini Aksi Yang Akan Dilakukan Kapolres Babar

Admin
Lihat Kondisi Lereng Menumbing Rusak Akibat TI, Ini Aksi Yang Akan Dilakukan Kapolres Babar
foto:Buditio

MENTOK, BABELREVIEW.CO.ID --  Rusaknya kawasan Tahura Menumbing di Muntok, Kabupaten Bangka Barat menimbulkan keprihatinan dari berbagai komponen masyarakat. Kerusakan kawasan Tahura Menumbing yang juga merupakan aset sejarah bangsa Indonesia ini tidak luput dari perhatian Kapolres Bangka Barat  AKBP Muhammad Adenan AS SH SIK MH.

Di akhir pekan kemarin  Kapolres Bangka Barat beserta Kasat Sabhara dan Kapolsek Mentok, serta anggota Polres Bangka Barat melaksanakan pengecekan di lokasi aktivitas penambangan pasir timah ilegal di lereng Tahura Bukit Menumbing. Dari hasil pengecekan tersebut ditemukan kerusakan lahan yang cukup parah di kawasan Tahura Menumbing.

"Saya melakukan pengecekan karena adanya informasi dari masyarakat, bahwa adanya kegiatan yang merusak kawasan Tahura Menumbing, kami langsung menindak lanjuti dan melakukan pengecekan di lokasi tersebut" ujar Kapolres.

Sebelumnya, pada hari Kamis (19/09/2019) sekitar pukul 14.00 Wib siang, Sat Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang yang diduga melakukan penambangan liar, dan diamankan di lokasi Sinar Menumbing Desa Air Belo. Tertangkapnya tiga orang tersebut merupakan hasil dari Operasi Tim Gabungan yang terdiri dari Polres Bangka Barat , Pemkab Bangka Barat,Sat Pol PP dan Dinas Kehutan kab.Bangka Barat.

Dari kegiatan tersebut Tim Gabungan berhasil mengamankan mesin tambang inkonvensional dan 3 (tiga ) orang yang sedang berada di lokasi tambang di lokasi Tahura Menumbing, ketiga orang tersebut beserta barang bukti saat ini diamankan di Mako Polres Bangka Barat.

Ketiga orang yang ada di lokasi tersebut KI alias OP 20 tahun warga Kelurahan Tanjung, KO alias LU 48 tahun warga Desa Air Belo dan FA alias OJ 39 tahun warga Desa Cupat. Petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya 2 unit mesin pompa air, 1 unit mesin tanah, 1 buah sakan , 2 gulung selang air , 1 buah cangkul dan 2 buah penggaruk pasir.

Kapolres Bangka Barat menjelaskan saat ini ketiga orang yang diduga pelaku dan barang bukti diamankan di Mako Polres Bangka Barat untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

"Saat ini Reskrim sedang melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang yang diamankan di lokasi yang diduga pelaku penambangan illegal di lokasi Tahura Menumbing” ujar Adenan.

Kapolres Bangka Barat juga menambahkan kedepannya Polres Bangka Barat akan memasang spanduk himbauan agar tidak ada lagi yang melakukan aktivitas penambangan pasir timah ilegal ataupun kegiatan apapun yang dapat merusak lingkungan sekitar kawasan Tahura Menumbing. Kapolres juga akan mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah / Forkompimda, LSM, Kodim, Sat Pol PP dan Dinas Kehutanan untuk melakukan Patroli Gabungan yang tujuannya untuk menjaga kelestarian Tahura Menumbing. (buditio/BBR)


Penulis  : Buditio
Editor    : Ahada
Sumber : Babel Review