Lapis Susu Hasilkan Omset Puluhan Juta

Admin
Lapis Susu Hasilkan Omset Puluhan Juta
foto:IST

PANGKALPINANG, BABELREVIEW -- Hobi memasak sering kali dijadikan pintu masuk para pelaku usaha dalam awal meniti karir di dunia bisnis kuliner. Seperti yang dilakukan salah satu pelaku UMKM asal Pangkalpinang Zulaika. Ditangan dinginnya, ia berhasil meraup jutaan rupiah per hari dari bisnis kue lapis susu miliknya.

Saat berbagi pengalaman bersama Babelreview Zulaika mengatakan usaha yang ia jalani sekarang ini berawal dari hobi makan dan memasak kue. Ia bersama suaminya kemudian memberanikan diri untuk memulai usaha kuliner kue basah dan kering rumahan. “Bermodal pinjaman dana KUR dari bank, usaha yang kami rintis sejak tahun 2012 dan mulai bergerak pada tahun 2013 kini sudah berkembang pesat.

Saat ini kami sudah memiliki 7 karyawan,” ujarnya. Dapur kue lapis susu miliknya yang terletak di Jalan SMP 10 Kelurahan Tamberan, Kota Pangkalpinang tersebut kini telah memiliki 7 ovent guna mengimbangi permintaan yang kian meningkat setiap tahunnya. “Alhamdulilah, sejak awal merintis selalu ada peningkatan permintaan dan omset. Dari omset Rp 300 ribu sehari saat awal meniti usaha, sekarang sudah menyentuh Rp 3,5 Juta - Rp 4,5 juta per hari,” jelas Zulaika.

Ia menambahkan, dalam sebulan usaha miliknya bisa membuat 400 -500 loyang kue lapis susu dengan omset bulanan mencapai Rp 50 juta rupiah.“Itu semua dalam hitungan omset hari biasa, kalau hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, omset bisa naik 6-10 kali lipat dari hari biasa dengan jumlah pegawai yang juga meningkat hingga 25 orang,”ucapnya.

Zulaika mengatakan, soal harga, untuk kue lapis susu buatannya dibanderol dengan harga Rp 180 ribu/loyang, kue lapis gulung nanas Rp 30 ribu/gulung, kue lapis gulung domino Rp 40 ribu/gulung serta delapan jenis varian kue kering yang dijual dengan harga Rp 40 - 50 ribu/ toples. “Untuk pemasaran, kita melalui sistem order (pemesanan), jasa kurir, serta bisa juga membeli langsung di tempat pembuatan.

 Untuk promosi, kita memanfaatkan fasilitas media sosial, media cetak dan media online,” jelasnya. Zulaika mengatakan, usaha UMKM miliknya sudah mengantongi izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), sertifikasi halal dari MUI serta HAKI (hak cipta) sehingga banyak toko makanan dan oleh-oleh di Pangkalpinang tak sungkan untuk membeli produk buatannya untuk dijual kembali.

“Dengan semakin berkembangnya usaha ini, selain membantu meningkatkan penghasilan keluarga sendiri, alhamdulilah saya juga bisa membantu ibu rumah tangga (IRT) lainya yang menganggur sehingga bisa sedikit membantu perekonomian keluarganya,” tuturnya.

Zulaika berharap, untuk kedepan ia ingin memperluas jaringan sehingga produk usaha kue lapis susu miliknya semakin berkembang dan terkenal di luar daerah. “Tidak ada yang tidak mungkin bila bersungguh-sungguh. Dengan modal hobi ditambah ketekunan dan keyakinan, Insya Allah usaha yang kita perjuangkan akan semakin maju dan berkembang,” tandasnya. (BBR)


Penulis : BBR
Editor   : Sanjay
Sumber : Babel Review