KPAD Babel Kunjungi Panti Rehabilitasi Napza

kasmirudin
KPAD Babel Kunjungi Panti Rehabilitasi Napza
Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung, Sapta Qodria Muafi, SH bersama Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sumini Yuliastuti SE, MM. saat berkunjung ke Panti Rahbilitasi pengguna zat terlarang, Senin (2/7/2018). (foto:Diko)

PANGKALPINANG,BABELREVIEW -- Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bangka Belitung, Sapta Qodria Muafi, SH bersama Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sumini Yuliastuti SE, MM, melakukan kunjungan ke Panti Rehabilitasi Narkoba dan Zat Adiktif (Napza) yang dilakukan pada Senin (2/7/2018).

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPAD Babel, Sapta memberikan masukan kepada beberapa residen yang berada di panti. Karena ada beberapa anak di bawah umur yang menjadi penghuni panti tersebut.

"Kami memang sudah melakukan MoU dengan Yayasan D'Win Foundation pada 2017 silam untuk anak-anak yang terlibat Napza. Karena itu kami perlu kerja sama peran serta masyarakat, organisasi masyarakat dan beberapa instansi pemerintah untuk berperan serta memerangi narkoba dan harus ada peran serta dari orang tua untuk peduli dengan masa depan anaknya, jangan sampai orang tua menganggap hal ini sebagai permasalahan sepele. Jika ada anaknya terlibat narkoba tapi berusahalah bagaimana cara mengubah pola pikirnya dengan cara di rehabilitasi ini yg paling tepat, karena mereka akan mendapatkan bekal," ujar Sapta yang juga Ketua dan komisioner NAPZA dan kesehatan di Komisi Perlindungan Anak Daerah provinsi.babel ini.

Sementara itu di tempat yang sama, Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasrakatan dan SDM Sumini Yuliastuti, menyempatkan diri memberi wejangan kepada anak-anak di Panti.

Ia memberikan pencerahan terhadap anak rehabilitasi atau residen untuk produktif apabila kelak keluar dari rehabilitasi,dan berbuat positif.

"Kita berharap nantinya apabila kembali ke masyarakat, dapat melakukan sesuatu yang berguna bagi yg lain. Selain itu juga bisa mengajak dan mengimbau kepada sesama pecandu yang telah direhabilitasi agar dapat memeberikan efek positif setelah keluar dari panti rehabilitasi," ajaknya.(BBR)


Penulis : Diko
Editor   :Kasmir
Sumber :Babelreview