Kita Mart Babel Bermodalkan Nekat, Satu Tahun Sudah Untung Rp 38 Juta

kasmirudin
Kita Mart Babel Bermodalkan Nekat, Satu Tahun Sudah Untung Rp 38 Juta
Kita Mart. (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Ketua Koperasi Syari’ah Barokah Inti Sejahtera, Ustadz Rusdiyanto Zainal Ilmu, dihadapan Gubernur Babel Erzaldi menyampaikan bahwa Kita Mart adalah sebuah usaha yang didirikan dengan mengusung semangat ekonomi umat berjemaah.

“Dengan mengusung konsep sharing ekonomi, yang mana merupakan inti dari ekonomi syariah. Dan Koperasi ini, terinspirasi oleh rekan - rekan yang ada di Bogor, Jawa Barat,” ujar Ustadz Rusdiyanto, saat pertemuan dengan Gubernur Babel Erzaldi Rosman di Ruang Tanjung Pendem Lantai I Kantor Gubernur Babel, Selasa (12/2/2019).

Pada tanggal 13 Januari 2019 Koperasi Syariah Barokah Inti Sejahtera telah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana yang menghasilkan 7 rekomendasi.  Kita Mart Bangka Belitung ini berdiri secara spontan, dengan modal nekad, tapi terukur, serta Sosialisasi dari masjid ke masjid, bahkan ke instansi pemerintah.

“Hingga saat ini, tergabung 346 orang anggota dengan investasi masing - masing 1 juta rupiah, yang digunakan untuk mengelola Kita Mart ini,” paparnya.

Dari hasil evalusi, setelah 1 tahun berdirinya Kita Mart, disebutkan Ustadz Rusdiyanto, telah mendapat keuntungan 38 juta rupiah, walaupun itu belum signifikan dibanding dengan jumlah anggota yang mencapai 346 jumlah anggota.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel agar Koperasi dan Unit Usaha ini, bisa berkembang, sehingga tujuan Koperasi yang diantaranya adalah keuntungan bisa membantu Anak Yatim dan Duafha ini bisa terwujud.

Sementara itu, Gubernur Erzaldi, mengatakan, saat ini Pemprov Babel mempunyai program Berkah Mart, yaitu Unit Usaha Milik BUMDES dengan modal bantuan dari Pemprov Babel. Tahun lalu telah didirikan 61 outlet Berkah Mart, dan tahun ini bertambah 169, sehingga totalnya ada 230.

“Kita Mart ini, konsepnya hampir mirip dengan Berkah Mart, yang beda adalah permodalannya dari umat,” kata Gubernur.

Melihat semangat yang ditunjukkan dan tujuan didirikan Kita Mart ini, Gubernur mengapresiasi langkah tersebut. Gubernur menyarankan agar Kita Mart ini dikelola dengan profesional dan managemen yang baik, sekalipun ini merupakan usaha milik para umat.

Disamping itu, Gubernur Erzaldi juga menyarankan agar dibedakan antara pengurus dan managemen. Pengurus mengurusi pengembangan usaha, sedangkan managemen mengelola Kita Mart-nya. Gubernur berharap, Kita Mart ini juga bisa maju, dan yang lebih penting tujuan mulia hasil keuntungannya untuk membantu Anak Yatim dan Duafha bisa terwujud. (BBR)


Penulis  : Kusuma                                 
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review