Janji Perusahaan China, Tiap Tahun 50 Pekerja Lokal Babel Dikirim Magang ke China, Tapi Ada Syaratnya

Ahada
Janji Perusahaan China, Tiap Tahun 50 Pekerja Lokal Babel Dikirim Magang ke China, Tapi Ada Syaratnya
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menghadiri penandatangan MoA dan kontrak kerja dengan dua perusahaan besar di China, Senin (20/01/2020). (Foto: ist)

CHINA, BABELREVIEW.CO.ID  - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyatakan Pemerintah China bersedia mendidik dan melatih tenaga kerja Babel untuk belajar bahasa dan teknologi.

Mekanismenya, ketika nantinya diterima bekerja, maka tenaga kerja lokal dari Babel akan dikirim untuk magang ke China.

"Untuk jumlah tenaga kerja tiap tahunnya sedang dinegosiasikan. Kemungkinan sedikitnya 50 orang pertahun akan dikirim ke China. Ini bisa dimulai segera pada bulan Juli 2020 nanti," ungkap Gubernur Erzaldi, usai menghadiri penandatangan MoA dan kontrak kerja dengan dua perusahaan besar di China, Senin (20/01/2020).

Sebelumnya, dalam kunjungan rombongan Gubernur Babel tiga hari ke China, telah berhasil melakukan  MoA atau kontrak kerja antara PT RBA, PT BBBS BUMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan XINYI ENERGY GLASS dan SINOMACH HE di China.

Kedua kerjasama ini untuk pembangunan pabrik di Kawasan Industri Sadai Bangka Selatan Bangka Belitung.

Gubernur Erzaldi Rosman berharap melalui kerjasama pihaknya dengan dua perusahaan China tersebut, akan dapat memberi banyak hal positif terhadap perekonomian di Babel. Salah satunya adalah menyerap tenaga kerja lokal.

Gubernur Erzaldi mengatakan bahwa kedua belah pihak telah menyepakati persentase tenaga kerja yang digunakan dalam operasional pabrik pengolahan dan pemurnian pasir silika dan Pabrik Solder Powder.

Menurutnya, pihak investor menyetujui bahwa 80 persen tenaga kerjanya merupakan masyarakat lokal Babel, sisanya adalah tenaga profesional.

“Saya berharap investasi dan keuntungan kedua belah pihak berjalan cepat. Tentunya hilirisasi industri ini dilakukan untuk nilai tambah perekonomian dan tenaga kerja asal Babel dapat bekerja dengan baik," tegasnya.

Kerja keras dan cerdas Gubernur Babel ini rupanya mendapat apresiasi dari Kepala Kepolisian Daerah yang ikut serta dalam kunjungan Gubernur Erzaldi Rosman, yang juga menggandeng Forkompimda Babel tersebut.

Kapolda Babel Brigjen Pol Drs Anang Syarif Hidayat, yang melihat dari sudut pandang kepolisian mengatakan program ini seiring dengan kebijakan Presiden Joko Widodo tentang investasi besar yang harus dibawa ke Indonesia.

Sebab, hal ini merupakan objek vital yang luar biasa dapat mengurangi angka pengangguran dan terbentuknya investasi yang sangat kondusif bagi Babel.

“Betapa bagusnya teknologi yang digunakan dengan baik oleh mereka. Jika diimplementasikan di Babel untuk pabrik yang akan dibangun, tentu dapat meningkatkan perekonomian di Babel," ungkap Anang.

Hal serupa juga dikatakan Danlanal Babel Letkol Laut (P) Dudik Kuswoyo SE MTr Hanla.

"Kami dari perwakilan Lanal Babel, mendukung sepenuhnya atas program yang akan dilakukan di Sadai. Sepenuhnya untuk faktor atau aspek keamanan laut tentunya sudah menjadi prioritas untuk kami tindak lanjuti keamanannya," ujar Dudik.

Danlanal berharap program ini segera terealisasi yang tentunya memberi efek terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, sehingga dapat menunjang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Babel.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara HS Hananjuddin Babel Letkol Nav Sunardi juga menyambut positif hal ini.

Menurutnya, ini merupakan gebrakan bagus yang dilakukan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

“Beliau ini sangat aktif mencari investor, kemudian mendatangkan dan menanamkan modal mereka untuk membuat pabrik-pabrik di Babel," ujar Sunardi.

Melalui kerjasama ini, kata Sunardi, maka secara otomatis, ekonomi masyarakat Babel akan meningkat, sebab menyerap cukup banyak tenaga kerja asal Babel yang akan dipekerjakan. (BBR)