Ini Janji Pemkot Pangkalpinang di 2020

kasmirudin
Ini Janji Pemkot Pangkalpinang di 2020
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Pangkalpinang, Miego. (Foto: Diko)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Menata dan mempercantik wajah Kota Pangkalpinang kini sedang menjadi prioritas Wali Kota Maulan Aklil. Tujuannya agar kota yang sekarang Ia pimpin, memiliki daya tarik untuk dikunjungi banyak orang.

Meski belum berjalan cepat, namun sedikit demi sedikit wajah Kota Pangkalpinang mulai berubah menjadi lebih tertata rapi dan bersih. Meskipun masih butuh waktu untuk mencapai kata sempurna, akan tetapi proses tersebut sudah terlihat. Salah satunya kondisi trotoar jalan yang sudah cukup baik dengan adanya pelebaran, perapian dan penambahan fasilitas seperti tempat duduk, bola beton dan fasilitas umum lainnya.

Ternyata ambisi Molen –sapaan akrab wali kota Pangkalpinang ini tidak sampai disitu saja. Menjelang tahun 2020 ini berbagai rencana pengembangan Kota Pangkalpinang pun mulai digodok untuk melenggangkan misinya memperindah Kota Pangkalpinang.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Pangkalpinang, Miego mengungkapkan bahwa ada beberapa titik yang akan menjadi prioritas pengembangan pembangunan di Kota Pangkalpinang ditahun 2020 nanti. Salah satunya pengembangan Tampuk Pinang Pura sebagai sport center Kota Pangkalpinang.

"Di tahun ini juga kita sudah mulai bangun Tampuk Pinang pura yang sekarang sudah ada taman terbuka. Nantinya disana juga akan ada tempat olahraga atau sport center seperti jogging track, sepeda gunung, panjang tebing, lapangan tenis dan skate park untuk para pemuda Pangkalpinang yang hobby main skateboard nanti kita fasilitasi disana," katanya.

Dengan adanya Lapangan Tenis di Tampuk Pinang Pura, maka lapangan tenis yang saat ini ada di samping Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang akan dijadikan lokasi pusat kuliner. Rencananya warung-warung yang saat ini meramaikan alun-alun akan dipusatkan di lapangan tenis tersebut, agar lebih tertata rapi.

Selain itu, Miego menuturkan di tahun 2020 Pemkot juga akan mulai menata kembali Taman Sari dan Alun-alun Taman Merdeka, agar lebih rapi dan representatif.

"Untuk Taman Sari tahun ini aset pengelolaannya sudah dserahkan dari Dinas Pariwisata ke Dinas Perkim. Pada tahun 2020 nanti kita akan menata kembali Taman Sari. Bahkan di APBD perubahan tahun ini juga kita sudah mengganggarkan penataan Taman Sari, salah satunya rehab panggung sanggar seni. Hal itu mengingat kondisinya kini memperhatinkan, sehingga tidak digunakan lagi. Untuk itu mulai kita perbaiki, agar saat ada kegiatan sanggar seni dengan skala yang tidak terlalu besar, panggung  ini bisa diberdayakan,” ungkap Miego.

Tak hanya itu, di Taman Sari juga saat ini sedang dilakukan prunning (pemangkasan) pohon-pohon. Hal tersebut dilakukan agar tertata rapi, bahkan nanti akan ada penambahan fasilitas olahraga di Taman Sari.

Sementara, untuk alun-alun lanjut Miego, akan dilakukan pemeliharaan dengan memanfaatkan dana CSR.

"Nantinya akan kita buat panggung permanen disana. Semoga bisa representatif dan bisa menjaga keindahan alun-alun kita," tukasnya.

Tak hanya itu di 2020, Pemkot Pangkalpinang juga berencana akan melakukan penataan sepanjang Sungai Rangkui. Rencananya akan dibuat crossing lamp (kiri ke kanan) dengan ditambahkan desain tulisan PGK dan Senyum.

"Kita juga akan buat simpang lima di Pangkalpinang sebagai ikon juga, sebelumnya kita sudah punya simpang tujuh dekat DKT. Sekarang simpang lima seperti Kota Semarang," sebutnya.

Terkait anggaran, Miego menjelaskan Pemkot Pangkalpinang siap menyiapkan anggaran melalui dana APBD dan CSR. Apalagi Wali Kota Maulan Aklil sangat konsen untuk menata keindahan kota dan dalam berbagai pertemuan dengan pengusaha juga selalu mengajak para pengusaha untuk berpartisipasi membangun Kota Pangkalpinang.

"Tak dipungkiri "Indah itu Mahal". Tapi kita bisa memaksimalkan dana yang ada. Rencana kita untuk buat satu taman kita persiapkan anggaran sekira Rp 200 juta, sisanya dengan dana CSR. Jadi diperkirakan untuk taman kita alokasikan dana kurang lebih Rp 1 miliar di tahun 2020. Dengan begitu kita harap dapat memberi kenyamanan dan keindahan di Kota Pangkalpinang ini," pungkasnya.( BBR)


 

Penulis  : Diko
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review