Hendak Beroperasi Pada Malam Hari, Camat Bersama Warga Datangi TI Rajuk di Kawasan Pungguk

kasmirudin
Hendak Beroperasi Pada Malam Hari, Camat Bersama Warga Datangi TI Rajuk di Kawasan Pungguk
Camat Koba, Muslimin Bersama anggota Satpol PP dan warga mendatangi pemilik TI rajuk yang beroperasi di Kawasan Pungguk belakang Pasar Modern Koba, Kamis (18/7/2019) malam. (Foto: Ist)

KOBA, BABELREVIEW.CO.ID -- Mendapatkan informasi adanya tambang inkonvensional (TI) rajuk yang akan beraktivitas di kawasan Pungguk belakang Pasar Modern Koba, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Camat Koba, Muslimin bersama dengan warga mendatangi lokasi di kawasan Pungguk, Kamis (18/7/2019) malam.

Bersama dengan Satpol PP, dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut warga mendapati sebanyak empat unit TI rajuk yang siap beroperasi. Camat yang memimpin aksi tersebut langsung meminta kepada pekerja TI rajuk untuk tidak melakukan aktivitas penambangan dan segera membongkar peralatan TI rajuk tersebut.

Selesai sidak, camat Koba bersama warga kemudian mendatangi rumah salah satu pemilik TI rajuk tersebut, guna memastikan untuk tidak ada lagi aktivitas ilegal tersebut.

"Benar tadi malam saya bersama warga Berok, tokoh agama dan Satpol PP mendatangi kawasan Pungguk untuk melihat apakah benar ada TI rajuk yang beraktivitas malam hari di kawasan itu. Ternyata setelah kita cek di lapangan memang benar ada," ujar Camat Koba, Muslimin kepada Babel Review, Jum'at (19/7/2019).

Camat mengatakan, dalam aksi tersebut sebanyak 4 unit TI rajuk siap beraktivitas berada di lokasi Pungguk.

"Sebanyak empat unit TI rajuk yang sudah dirakit dan satu unit TI rajuk yang hendak beroperasi. Saat itu kami langsung meminta daftar nama pemilik alat untuk ditemui," ucapnya.

Ia pun mengimbau kepada para penambang, untuk tidak melakukan aktivitas penambangan di kawasan Pungguk, Kenari dan Merbuk. Karena kawasan tersebut tidak boleh dilakukan penambangan.

"Dari awal kita sudah komitmen, kawasan tersebut memang tidak boleh dilakukan penambangan. Karena membahayakan dan berdampak pada masyarakat," pungkasnya. (BBR)


Penulis  : Faisal 
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review