Gubernur dan Kapolda Babel Ikut Ramaikan LSR Pangkalpinang

kasmirudin
Gubernur dan Kapolda Babel Ikut Ramaikan LSR Pangkalpinang
Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono yang ikut meramaikan kegiatan LSR Kota Pangkalpinang, Minggu (30/12/2018). (fotoLbuditio)

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW -- Last Sunday Ride (LSR) merupakan ajang bersepeda bersama di hari Minggu terakhir di penghujung tahun. Semangat bersepeda LSR sebagai bentuk gerakan urban cycling, adalah mengutamakan keselamatan dan berbagi jalan dengan pengguna jalan lainnya dengan tetap bersenang-senang saat bersepeda melewati sudut-sudut kota. Dengan jarak tempuh yang tidak jauh (50-100 km), pesepeda LSR semakin punya ruang untuk menikmati bersepeda di penghujung tahun dan menutup tahun dengan aktivitas positif yang menyehatkan dan menyenangkan.

Setelah berjalan sejak tahun 2010, kali ini komunitas yang ada di Bangka Belitung ikut dalam pelaksanaan LSR 2018 di Kota Pangkalpinang.

LSR yang bermula pada sekelompok pengguna sepeda fixie 9 tahun silam di Jakarta, awalnya hanya untuk ajang berkumpulnya para pesepada di Jakarta. Namun pada tahun 2015 event ini mengampanyekan “Share The Road” dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan terhadap pesepeda. Tidak hanya terbatas pada pengguna sepeda fixie saja, peserta dibebaskan untuk menggunakan segala jenis sepeda.

Pelaksanaan Last Sunday Ride 2018 diikuti secara bersamaan di 13 kota di Indonesia meliputi, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Demak, Pangkalpinang, Lampung, Banjarmasin, Makassar, Balikpapan, Merauke, dan Sorong. Untuk Kota Pangkalpinang, LSR 2019 diikuti oleh komunitas yang ada di Bangka Belitung. Para penggiat sepeda dari Muntok, Belitung, Bangka Selatan, tampak hadir menyemarakkan acara ini.

Rute LSR 2018 sepanjang 50 km menyusuri Kota Pangkalpinang di mulai dari kediaman dinas Walikota Pangkalpinang juga diikuti oleh Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono beserta jajaran, Walikota Pangkalpinang, Kapolres Pangkalpinang, Kapolres Bangka Barat serta para pejabat di lingkup Kota Pangkalpinang. Panitia LSR 2018 Pangkalpinang juga telah menyiapkan 2 chekpoint bagi para peserta untuk beristirahat sejenak sembari menikmati kudapan dan minuman dingin.

Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono saat berada di checkpoint 2 Pantai Pasir Padi yang terlihat gembira dan bersemangat mengatakan, bahwa kegiatan ini baik untuk menjaga kesehatan dan kebersamaan.

“Fisik harus kita rawat, kalau kita olahraga sendiri malas, kalau berolahraga bersama dengan kelompok kita terpacu. Sehat itu mahal, kita budayakan untuk merawat kesehatan bersama-sama,” ujarnya, Minggu (30/12/2018).

“LSR pada akhir tahun 2018 ini saya lihat pelaksanaannya dibagi beberapa etape dan ternyata juga dibagi berdasarkan kecepatan pesepedanya. Ada kelompok dengan kecepatan 30 kpj ke atas, 20 s/d 25 kpj, dan kecepatan 15 kpj dalam 3 etape sangat menarik. Usul saya pada 2019 nanti juga digelar di Januari, bulan pertama minggu pertama,” tambahnya.

Setelah menyelesaikan jarak 50 km, para peserta LSR 2018 Pangkalpinang disajikan dengan beragam makanan tradisional serta pembagian doorprice berupa 2 unit sepeda dan bingkisan lainnya di Taman Wilhelmina. (BBR)


Penulis : Buditio                  
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview