Gubernur Babel Wujudkan Harapan Warga Jeriji Punya SMA Negeri, Tahun Ini Sudah Terima Siswa Baru

Ahada
Gubernur Babel Wujudkan Harapan Warga Jeriji Punya SMA Negeri, Tahun Ini Sudah Terima Siswa Baru
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, bersama Kepala Dinas Pendidikan Babel M Soleh meninjau lokasi rencana pembangunan sekolah baru SMA Negeri 3 Toboali,  di Desa Jeriji, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (31/1/2020). (Foto: Ist/rafiq)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, meninjau lokasi rencana pembangunan sekolah baru SMA Negeri 3 Toboali yang berada di Desa Jeriji, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (31/1/2020).

Gubernur melihat langsung lokasi sekolah yang berada tepat di sebelah Lapangan Bola Desa Jeriji bersama Kepala Dinas Pendidikan Babel, M Soleh dan Kepala Desa Jeriji Iswandi.

Usai meninjau lokasi, Gubernur Erzaldi Rosman beserta rombongan menuju Balai Masjid Nurul Huda, Desa Jeriji. Warga setempat antusias menunggu kedatangan Gubernur.

Di hadapan masyarakat Desa Jeriji, Gubernur mengatakan kehadirannya kali ini ke Desa Jeriji adalah untuk memastikan lokasi rencana pembangunan SMA Negeri 3 Toboali yang merupakan inisiatif dari masyarakat.

Erzaldi minta tahun ini SMA Negeri 3 Toboali sudah bisa melakukan penerimaan siswa baru.

Tanah yang rencananya menjadi tempat pembangunan sekolah merupakan tanah hibah seluas enam hektar dari Desa Jeriji kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gubernur sangat mengapresiasi atas inisiatif dan semangat dari masyarakat Desa Jeriji.

"Syarat utama yang dinilai untuk pembangunan sekolah adalah semangat dan keinginan masyarakat. Saya melihat semangat warga Jeriji sangat luar biasa," ungkapnya.

Namun demikian, Gubernur mengingatkan bahwa rencana pembangunan sebuah sekolah tetap harus melalui pertimbangan, proses, dan tahapan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Secepatnya agar segera membentuk Komite Pembangunan Sekolah sehingga dapat segera melaksanakan pembangunan. Perencanaan pembangunan juga harus dibuat secara komprehensif," ujarnya.

Setelah sekolah ini berjalan, Gubernur Erzaldi  menyarankan kepada orang tua murid untuk melarang murid datang ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor.

Akan disediakan bus sekolah bagi murid yang berada di luar desa setempat.

Murid juga harus membawa bekal dari rumah. Menurutnya, hal ini dapat membentuk karakter para siswa untuk menjadi kuat serta mengajarkan mereka untuk berbagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M Soleh mengatakan bahwa, Pemprov Babel telah menerima hibah dari masyarakat dalam bentuk sertifikat yang posisinya sudah clear and clean.

Tahun ini sudah melakukan pembangunan tahap awal untuk tiga kelas.

Jika pada saat penerimaan siswa baru pembangunan belum selesai, maka murid akan melakukan proses belajar di SMP terdekat pada sore hari.

Untuk tenaga pengajar, akan diambil dari guru yang ada di cabang dinas pendidikan.

Soleh menambahkan, sesuai data, kurang lebih ada 300 murid yang berada di Desa Jeriji dan sekitarnya.

Hal ini yang membuat pembangunan sekolah di wilayah ini layak dilakukan. (BBR)