Disperindagkop Bangka Terus Tekan Produk IKM Mendapatkan Sertifikasi Halal MUI

kasmirudin
Disperindagkop Bangka Terus Tekan Produk IKM Mendapatkan Sertifikasi Halal MUI
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Bangka, terus melakukan penekanan untuk para pelaku industry kecil dan menengah (IKM) agar mendapatkan sertifikat halal. (Foto: Ibnu)

SUNGAILIAT, BABELREVIEW.CO.ID -- Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Bangka, Thony Marza menegaskan, pihaknya sampai sejauh ini masih melakukan penekanan untuk para pelaku industry kecil dan menengah (IKM) agar mendapatkan sertifikat halal.

"Saat ini yang paling utama untuk produk-produk makanan. Namun, sekarang ini yang sudah terealisasi rumah potong. Karena untuk rumah potong ini, merupakan salah satu syarat untuk rumah makan harus menggunakan produk yang sudah tersertifikasi halal," jelas Thony kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

Sejauh ini sudah ada sekitar 100 sertifikasi halal yang sudah dikeluarkan. Dinas Perindagkop untuk mengeluarkan sertifikasi halal masih berkoordinasi dengan MUI. Karena sertifikasi halal dari MUI yang paling bagus untuk diikuti.

"Sedangkan untuk mendapatkan ijin pangan industri rumah tangga (PIRT) itu masih ada di Dinas Kesehatan, dalam hal ini kita bersama lintas sektoral selalu bersama-sama dalam mendorong itu," ungkap Thony Marza.

Saat ditanyakan upaya pemerintah dalam meningkatkan IKM di masyarakat, Thony menjelaskan, bahwa pihaknya terus selalu memberikan peningkatan kompetensi teknis.

"Kita harus tahu bahwa satu bahan itu bisa diolah menjadi berbagai macam makanan. Selain itu juga kami baru saja memberikan pelatihan cara pengemasan, dan kita juga masih berikan bantuan kepada IKM yang masih perlu dorongan," imbuhnya.

Mengenai dengan pemasaran, pihaknya saat ini masih mendorong untuk melakukan promosi melalui digital. Ia menyarankan jika sudah melalui pemasaran secara digital, semuanya harus benar-benar dipastikan siap seperti teknik fotografi pengambilan produk sampai kesiapan stok barang.

"Kalau semua sudah bisa dipastikan siap, nantinya kita bisa bergabung dengan situs Bukalapak atau yang lainnya untuk memasarkan produk. Namun sebaiknya bergabung ke situs dagang yang sudah terpercaya," tutupnya. (BBR)


Penulis  : Ibnu                                                  
Editor    : Kasmir
Sumber  :Babel Review