Dinas Lingkungan Hidup Bangka Siap Mempertahankan Piala Adipura

kasmirudin
Dinas Lingkungan Hidup Bangka Siap Mempertahankan Piala Adipura
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka, Meina Lina. (foto:Ibnu)

SUNGAILIAT, BABEL REVIEW -- Kabupaten Bangka kembali meraih penghargaan Adipura tahun 2018 atau yang ke 10 kalinya. Piala Adipura tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Bangka Syahbudin di Gedung Wanabakti Jakarta, Senin ( 14/01/2019 ).

"Alhamdulillah, Kota Sungailiat mendapatkan Piala Adipura lagi tahun 2018. Selama saya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, ini kedua kalinya saya dapat membantu Pemerintah Kabupaten Bangka untuk meraih Piala Adipura," kata Kepala  Dinas Lingkungan Hidup  Bangka, Meina Lina, Selasa ( 15/01/2019 ).

Ketika ditanya mengenai langkah kedepan untuk mendapatkan Piala Adipura kembali, Meina mengatakan, bahwa pemerintah daerah telah ditekankan dari pusat harus menindak lanjuti Peraturan Bupati No. 43 tahun 2018 yang turun dari Presiden tahun 2017 berkaitan tentang masalah kebijakan pengolahan sampah rumah tangga dan sampah sejenisnya.

"Dalam Perbup tersebut kita harus bisa memanfaatkan sampah menjadi nol sampah. Bukan berarti kita tidak mempunyai sampah, tetapi kita harus bisa memanfaatkannya. Salah satunya kita bekerjasama dengan Bank Sampah untuk mengolah sampah," jelasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka tambah Meina, akan berusaha untuk tetap meraih Piala Adipura tahun depan. Dirinya akan mensosialisasikan Perbup tersebut kepada masyarakat dan menindaklanjutinya bersama. Sejauh ini ia masih melihat adanya masyarakat membuang sampah tidak didalam bak sampah, tapi didepan bak sampah. Dirinya tetap akan membantu masyarakat, tetapi masyarakat juga harus mengetahui bahwa fungsi sampah itu tidak hanya dibuang begitu saja. Tetapi sampah itu ada manfaatnya dan harus dibuang pada tempatnya.

"Dengan diraihnya Piala Adipura ini tidak terlepas dari peran pasukan kuning. Maka dari itu kita berikan apresiasi untuk mereka, Insya Allah nanti kita akan berikan mereka bonus," tegasnya.

Dijelaskan Meina, bahwa masyarakat harus tahu jika sampah itu ada nilainya. Ada Bank Sampah yang siap menerima sampah, dan masyarakat dapat membawa sampahnya kesana.

"Saat ini kita sudah mempunyai 4 Bank Sampah di Kabupaten Bangka, salah satunya di dekat KUA Sungailiat. Mudah-mudahan kedepannya muncul lebih banyak lagi Bank Sampah sehingga TPS3R dapat menampung," ujarnya.

Meina mengharapkan kedepannya ada imbauan dan aturan tentang sampah, supaya masyarakat lebih peduli lagi dengan sampah. Sejauh ini mereka terus berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan, jika ada permasalahan dapat segera diselesaikan.

“Nanti kita akan melakukan penindakan kepada masyarakat yang tidak peduli dengan sampah, karena ini ada Perdanya. Sebenarnya itu hanya untuk memberikan shock terapi saja kepada masyarakat, tetapi shock terapi itu akan menjadi berat jika masyarakat sudah sangat melanggar Perda," jelas Meina. (BBR)


Penulis : Ibnu    
Editor   : Kasmir
Sumber :Babelreview