Di Rakor Kepala Daerah, Molen Dukung Pembangunan Pelabuhan Baru

kasmirudin
Di Rakor Kepala Daerah, Molen Dukung Pembangunan Pelabuhan Baru
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat menghadiri rapat koordinasi dengan bupati/walikota se- Provinsi Bangka Belitung tahun 2020, di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (23/1/2020). (Foto: Gusti Randa)

TOBOALI, BABELREVIEW.CO.ID -- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil menghadiri rapat koordinasi dengan bupati/walikota se- Provinsi Bangka Belitung tahun 2020,  di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (23/1/2020).

Dalam kesempatan tersebut, wali kota yang akrab disapa Molen ini mengatakan, sebagai kota perdagangan, jasa dan wisata, Kota Pangkalpinang tidak bisa menjadi kawasan industri seperti kabupaten yang lain.

"Transmart Pangkalpinang pendapatan dalam satu hari sebesar Rp 1 miliar, menempati posisi ke 2 se-Sumatera. PAD Kota Pangkalpinang kami meningkat menjadi Rp 200 miliar dari sebelumnya Rp143 miliar.  Tenaga kerja 508 yang terserap," kata Molen.

Molen juga mengatakan, terkait pembangunan pelabuhan baru, dirinya sangat setuju dengan bupati Bangka Selatang dan bupati Bangka Tengah. Pelabuhan yang dikelola hanya di Pangkalbalam dan tidak masuk ke PAD Pemkot Pangkalpinang.

“Kami harap ada pelabuhan besar untuk mengurangi inflasi, pengangguran dan kemiskinan.  Hal tersebut yang penting rapat kita hari ini, kita bisa berkoordinasi pembangunan di Babel," ujarnya.

Terkait pembahasan Tempat Pembuang Akhir (TPA) regional,  Molen berharap segera diputuskan di daerah mana lokasi tersebut akan dibangun.

"Kami malu kepada pihak Provinsi Babel, termasuk bau sampah di TPA menyebar di perkantoran Gubernur Babel dan Bandara Depati Amir, apa daya kami! Lahan sudah kami tambah, TPA sudah overload luar biasa, sehari volume sampah yang masuk 120 ton,” ucap Molen. (BBR)


 

Penulis   : Gusti Randa

Editor     : Kasmir

Sumber  : Babel Review