Destinasi Wisata Babel 2019 yang Layak Dikunjungi (5)

kasmirudin
Destinasi Wisata Babel 2019 yang Layak Dikunjungi (5)
Destinasi wisata Pulau Panjang, Bangka Tengah. (dok)

PANGKALPINANG, BABEL REVIEW – Bangka Belitung memiliki begitu banyak tempat destinasi wisata, yang layak untuk dikunjungi wisatawan pada 2019 ini. Tidak hanya keindahan pantainya yang sudah begitu terkenal, namun juga destinasi wisata alam lainnya.

Untuk Anda yang ingin berlibur ke Bangka Belitung, berikut ini kami suguhan deretan wisata Babel terbaik. Mulai yang berlokasi di kota hingga kabupaten. Semuanya bakal menjadikan pelesir berkesan.

Apa saja destinasi wisata Babel yang sedang hits di jejaring sosial saat ini? Ternyata Bumi Serumpun Sebalai ini punya banyak sekali spot menarik. Beberapa di antaranya baru diketahui berkat para traveler Instagram.

Berikut destinasi wisata yang ada di provinsi kepulauan ini.

 

21. Batu Harimau

Wisata ini terletak di Kecamatan Pemali, Sungailiat. Wisata Selfie (Swafoto-red) Batu Harimau berdekatan dengan Kolong Air Simpur yang dikenal dengan banyak ikan toman-nya.

Obyek wisata Batu Harimau ini memang unik. Tampak sebongkah batu yang mirip dengan harimau sedang duduk. Dari awal, pintu gerbangnya tertulis Wisata Selfi Batu Harimau. Batu harimau ini juga dekat dengan pinggir sebuah kolong yang airnya cukup jernih, selain itu juga tampak beberapa saung dan keramba apung yang dibangun di area ini.

 

22. Pulau Panjang

Pemandangan indah nan eksotis yang dimiliki Pulau Panjang, dengan keindahan gusung pasir yang memukau begitu menarik untuk menapakkan kaki kesana.

Pulau Panjang ini terletak di sebelah utara Pulau Semujur, berjarak hanya sekitar 600 meter dari Pulau Semujur. Pulau Panjang berada di depan Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah ini, memiliki keindahan dengan rimbunan pepohonannya.

Menurut salah satu pengelola, Pulau Panjang termasuk pulau angker/menyeramkan. Benar atau tidak keaslian pulau ini, memang masih jauh dari gangguan tangan nakal manusia.

Keaslian tersebutlah yang sampai saat  ini masih menjadi pesona tersembunyi dari Pulau Panjang ini. Berkenaan dengan perjalanan yang dilakukan GenPI Babel ke Pulau Panjang, salah satunya ingin mengeksplore keindahan yang dimiliki pulau tersebut.

 

23. Pasar Rimba

 

Destinasi wisata satu ini disulap lebih kekinian. Berada di kawasan Galeri Budaya Cinta Alam, Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, lokasinya bisa ditempuh dalam waktu perjalanan sekitar 30 menit dari Kota Tanjungpandan melalui jalan bandara-Manggar. Di tengah kepungan tren wisata di Belitung yang serba laut, Pasar Rimba siap jadi primadona, khususnya di kalangan anak muda. Sensasi berbelanja di tengah hutan rimba tentu jadi selling point, ditambah dengan keunikan lainnya yang membuat Pasar Rimba kini jadi destinasi hits di Belitung.

Pasar Rimba. Proyek kreatif ini diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata yang memang sedang menggalakkan Destinasi Digital di sejumlah daerah di Indonesia. Intinya, satu lokasi biasa akan ‘disulap’ menjadi lokasi yang luar biasa sehingga bisa menjadi public space bahkan destinasi wisata.

Pasar Rimba Belitung dilaunching bersamaan dengan pasar “kekinian” lainnya di Payakumbuh, Kuningan, Aceh, Semarang, Jogja, Palembang, Banten, Tangerang, Lampung, dan Batam. Secara khusus Pasar Rimba Belitung digerakkan secara mandiri oleh komunitas GenPi, Generasi Pesona Indonesia Belitung.

Persis di gerbang masuk area Pasar Rimba, ada booth khusus tempat penukaran koin. Koin-koin inilah yang akan digunakan pengunjung untuk berbelanja di dalam Pasar Rimba. Saya pun menukarkan uang 50 ribu rupiah saya dan mendapatkan beberapa koin dengan nominal berbeda, mulai 1 ribu, 2 ribu, dan 5 ribu rupiah (tersedia juga koin 10 ribu).

 

24. Pemancingan Alami Desa Air Mesu

Destinasi wisata di Pulau Bangka tidak melulu hanya wisata pantai saja. Seperti wisata pemancingan alami Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah ini. Hamparan rumput yang menghijau di sisi kolam bagaikan karpet lembut yang khusus disediakan bagi para pengunjung untuk bersantai.

Beberapa gazebo yang sengaja dibangun di tempat itu menjadi naungan bagi para wisatawan untuk duduk-duduk sambil menikmati hijaunya alam. Beberapa bangku diletakkan di pinggir kolam. Para pengunjung bebas memilih tempat yang dirasa cocok untuk memancing atau sekedar menikmati keindahan alam.

Tempat ini menyewakan peralatan pancing serta menyediakan jasa mengolah ikan hasil tangkapan pancing sehingga dapat langsung dinikmati di tempat. Berbagai jenis ikan memenuhi kola ini, seperti ikan nila, lele, gurami, patin serta beberapa jenis ikan lainnya. Fasilitas umum yang mendukung juga disediakan untuk kenyamanan pengunjung, seperti lahan parkir yang luas, warung, toilet umum serta tempat sampah. Pengunjung hanya merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu untuk menikmati wisata alam, yang dapat ditempuh sekira 20 menit dari Kota Pangkalpinang ini.

 

25. Wisata Gunung Tajam

Disebut Gunung Tajam, karena bentuknya yang dari kejauhan tampak lancip dan tajam.Tempat ini juga populer karena terdapat makam syekh Abdullah Abubakar, seorang ulama yang berasal dari Aceh yang berjasa memulai penyebaran agama Islam di Pulau Belitung.

Suasana Asri sudah terasa sejak Anda masuk area gunung yang ditandai dengan jalan menanjak dan berkelok. Di sini terdapat hutan lindung seluas 30 hektar yang juga menjadi habitat berbagai flora dan fauna. Kawanan monyet akan sering sekali Anda jumpai sepanjang perjalanan. Tentu mereka tak mengganggu. Yang harus pengunjung waspadai justru keamanan, g saat berkendara mengingat jalur yang kecil dan pada beberapa titik sudah mulai longsor.

Wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua. Tak lebih dari 45 menit waktu tempuh dari Kota Tanjungpandan, pengunjung sudah sampai ke Gurok Beraye, destinasi yang paling menarik di Gunung Tajam. Walau tak punya ketinggian seperti air-air terjun di Pulau Jawa, air terjun Gurok Beraye punya keistimewaan tersendiri.  (BBR)


Penulis  : BBR
Editor    : Kasmir
Sumber : Babelreview