Buka Diskusi Publik, Wagub Babel: Kehadiran KPAI Banyak Bantu Pemerintah

kasmirudin
Buka Diskusi Publik, Wagub Babel: Kehadiran KPAI Banyak Bantu Pemerintah
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Abdul Fatah, saat membuka Diskusi Publik Refleksi Tiga Tahun Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Bangka Belitung, Selasa (23/4/2019) di Gedung Pertemuan Hotel Grand Vella, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. (Pemprov Babel)

PANGKALAN BARU, BABELREVIEW.CO.ID -- Komisi Pelindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kepulauan Bangka Belitung mengadakan acara Diskusi Publik Refleksi Tiga Tahun Komisi Pelindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Bangka Belitung.

Kegiatan diskusi dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Abdul Fatah, Selasa (23/4/2019) di Gedung Pertemuan Hotel Grand Vella, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

Diskusi publik tersebut dihadiri  oleh Ketua Komisi Pelindungan Anak Indonesia Pusat Dr. Susanto, MA, Badan Amil Zakat Nasional Babel, Organisasi Bantuan Hukum PDKP Babel, Himpunan Pewarta Indonesia, Ikatan Media Online Babel, Laboratorium Psikologi Terapan Babel, Yayasan Dwin Babel, dan media masa serta peserta Diskusi Publik Refleksi Tiga Tahun KPAI Daerah Bangka Belitung.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung H. Abdul Fatah dalam sambutannya mengatakan, kehadiran KPAI Pusat dan KPAI Daerah Babel sudah sangat mendukung pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakatnya termasuk anak-anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Saya melihat kehadiran KPAI Pusat dan KPAI Daerah Babel sangat mendukung pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak,” katanya.

Oleh sebab itu, wagub berharap diskusi yang dilakukan pada hari ini nantinya menghasilkan sejumlah solusi untuk penanganan dan perlindungan anak-anak di Babel.

“Selamat melakukan diskusi publik dalam melihat 3 tahun keberadaan KPAI Daerah Babel. Semogga apa yang dilakukan diskusi pada hari ini dapat memberikan satu alternatif bagi pemerintah daerah dan bagi kita semuanya, sehingga menghasilkan rekomendasi tersebut dalam menyusun strategi penanganan dan pelindungan anak Indonesia khususnya di Babel,” ujar wagub.

Wagub juga berterima kasih kepada KPAI Daerah Babel yang telah melaksanakan kegiatan tersebut dan kepada beberapa narasumber yang telah meluangkan waktunya dalam mengisi diskusi tersebut.

“Terima kasih kepada  Ketua KPAI Pusat dan KPAI Daerah Babel, yang sudah bersama-sama kami yang hari ini melakukan diskusi,” tuturnya. (BBR)


Penulis  :  Mislam (CJ)    
Editor    :  Kasmir
Sumber  : Pemprov Babel