Berwirausaha sebagai Bentuk Revolusi Mental PNS Bagi Fresh Graduate

kasmirudin
Berwirausaha sebagai Bentuk Revolusi Mental PNS Bagi Fresh Graduate
Putri Mulyani (Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung)

MENJADI Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah langkah akhir yang banyak diambil seorang sarjana, untuk menyelamatkan masa tuanya. Namun, di balik itu banyak hal yang dikorbankan seperti hobi maupun hak yang dikebiri demi masa tua yang aman. Kepastian finansial bukan sebuah jaminan kebahagiaan. Kebanyakan fresh graduate yang baru memasuki dunia kerja akan merasakan kesulitan dalam banyak hal baik itu bikin stres, karena mendapat tekanan dari atasan maupun kurangnya pemahaman tentang cara kerja dalam organisasi tersebut.

Dewasa ini berwirausaha tidak sesulit seperti masa 10 tahun silam. Peluang yang patut dilirik fresh graduate adalah mendirikan UMKM. Telah kita ketahui bahwa UMKM adalah penggerak sektor ekonomi serta penyumbang pendapatan daerah. Selain mengurangi angka pengangguran UMKM juga meningkatkan kesetaraan kesejahteraan.

Pemerintah sendiri telah banyak memberikan bantuan dari berbagai aspek untuk membantu kinerja UMKM, adapun kemudahan yang diberikan pemerintah seperti mempermudah mendapatkan surat izin usaha dengan sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi. Hal tersebut sesuai dengan Perwal Nomor 12 Tahun 2016. Bentuk kepedulian pemerintah juga terlihat di sektor perpajakan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berupa penurunan tarif PPh Final UMKM dari 1 persen menjadi 0,5 persen. Pemerintah juga mendorong kemudahan dalam hal permodalan dengan memberi bunga rendah. Pemerintah dengan upayanya mendukung UMKM juga mendirikan Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir – Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM). Lembaga ini mulai menyalurkan dana bergulir dengan pola melibatkan lembaga penjaminan seperti Jamkrindo dan Jamkrida sebagai pihak yang pertama menganalisa kelayakan proposal.

Dikutip dari Babel.com, sebanyak 180 ribu UMKM terdata di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada Tahun 2019. Jumlah tersebut dibagi menjadi tiga bagian yakni usaha mikro, kecil dan menengah serta telah memiliki legalitas badan usaha.

Investasi yang dilakukan pemerintah berbading lurus dengan pertumbuhan UMKM di Bangka Belitung namun hal yang disayangkan adalah sumber daya manusianya. Kebanyakan pemilik UMKM kurang kesadaran mengenai pembayaran pajak (NPWP) serta surat izin usaha. Hal ini berdampak mengurangi perhitungan pendapatan daerah. Padahal masyarakat Bangka Belitung tergolong sejahtera dengan biaya hidup yang cukup mahal dan sikap konsumtif yang cukup tinggi antara memenuhi kebutuhan atau rasa ingin tahu.

Disinilah peran sarjana  dalam mencetuskan ide berwirausaha, dari segi pendidikan seorang sarjana memiliki keunggulan, mereka dapat dengan mudah memahami dan menganalisis peluang mengubah sebuah gagasan menjadi uang. Kepekaan serta tingkat kesadaran yang cukup tinggi dari para sarjana dapat meningkatkan taraf UMKM dari segi sumber daya manusianya. Dengan segala kemudahan yang telah diberikan pemerintah, diharapkan fresh graduate tak hanya menunggu dan mencari, namun menciptakan peluang bisnis baru untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin hari semakin berkembang berbasis teknologi di Era Revolusi Industry 4.0 ini.

Dalam mendirikan bisnis hanya diperlukan kreativitas dan inovasi selanjutnya konsistensi, dengan berfikir kritis serta berdaya cipta sebuah bisnis tidak akan mati jika ditekuni. Pekerjaan apa yang menyenangkan selain menekuni hobi lalu dibayar. Teruntuk para fresh graduate memulai sebuah usaha memang tidaklah mudah, namun jika setiap sarjana menjadi pegawai siapa lagi yang akan menjadi contoh nyata dalam masyarakat mengenai kepatuhan aturan dan pencetus pembaharuan bisnis.

Menciptakan peluang dan menjadikanya uang adalah sebuah pilihan bijak yang harus diambil seorang sarjana ketimbang menjadi PNS apalagi penganggguran. Tidak ada konglomerat yang lahir dari pekerjaan PNS, konglomerat lahir dari pribadi yang berjiwa wirausaha. Mengutip kata Bapak  Bob Sadino “Setinggi apapun pangkat yang Anda miliki, Anda tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang ada punya, Anda adalah bosnya”. Mari memulai usaha dan bangkit dengan gebrakan nyata. (BBR)


Penulis  : Putri Mulyani (Mahasiswi  Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung)
Editor    : Kasmir
Sumber : Babel Review