Bawaslu Babel Investigasi ASN Pelanggar Pemilu

kasmirudin
Bawaslu Babel Investigasi ASN Pelanggar Pemilu
Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel Dewi Rusmala. (ist)

PANGKALPINANG, BABELREVIEW.CO.ID -- Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menangani tiga kasus netralitas aparatur sipil negara yang menyebarluaskan calon peserta pemilu melalui media sosial.

"Satu dari tiga kasus yang ditangani sudah diinvestigasi, sementara lainnya masih tahap registrasi," kata Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel Dewi Rusmala di Pangkalpinang, Minggu (27/1/2019).

Ia mengatakan tiga kasus aparatur sipil negara ini terkait dengan penyebaran foto dan visi misi calon pasangan presiden dan calon legislatif peserta Pemilu pada 17 April 2019 di media sosial.

"Sudah dilakukan investigasi dan menunggu langkah selanjutnya. Yang bersangkutan sudah dipanggil untuk dilakukan proses investigasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 7 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penanganan Temuan dan Laporan Pemilu. Namun, yang bersangkutan tidak hadir, karena sudah pindah tugas ke luar daerah. Laporan tentang dugaan pelanggaran terhadap netralitas ASN sudah memasuki tahap klarifikasi, namun saksi terundang tidak hadir pada pemanggilan pertama, untuk selanjutnya dilakukan pemanggilan saksi untuk kedua kali,” tukasnya.

Menurut dia penyebaran foto, visi misi dan kegiatan kampanye peserta pemilu oleh aparatur sipil negara ini bertentangan Undang-Undang Pemilu dan ASN Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

"ASN dilarang men-like, apalagi menshare atau menyebarluaskan foto, visi misi dan lainnya di media sosial," katanya.

Oleh karena itu, diimbau aparatur sipil negara untuk selalu menjaga netral, agar pesta demokrasi tahun ini berkualitas, jujur dan adil.

"Setiap ASN memiliki hak pilih dan mereka boleh mempunyai refrensi calon yang akan dipilih, tetapi jangan sebarkan atau kampanyekan calon legislatif dan presiden secara massal yang mempengaruhi pemilih lainnya," ujarnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmin akan terus menyosialisasi undang-undang netralitas ASN ini, karena dapat meningkatkan pemahaman ASN untuk selalu bersikap netral pada tahun politik ini.

"Kami berharap netralitas ASN ini sangat penting, agar terselenggaranya pemilu yang aman, berkualitas dan jurdil. Oleh karena itu, pihaknya  bersama penyelenggara pemilu terus mengawasi dan menindak ASN yang tidak netral ini," katanya. (BBR)


Penulis : Lala       
Editor   : Kasmir
Sumber : Babelreview