Bambang Haryo Suseno Meski Sempat Vakum Kini “Hidup” Kembali

Admin
Bambang Haryo Suseno Meski Sempat Vakum Kini “Hidup” Kembali
Foto:Dok. Dewan Kesenian Bangka Barat
Bambang Haryo suseno
Bambang Haryo suseno

DEWAN Kesenian Bangka Barat yang diketuai Bambang Haryo Suseno memiliki peran dalam peningkatan kualitas SDM pelaku seni di  Bangka Barat. Ditemui      BabelReview, Seno begitu panggilan akrabnya menjelaskan bahwa di  masa kepemimpinannya Dewan Kesenian memiliki tugas berat karena sebelumnya sempat vakum. Meski Sempat Vakum.

“Teman-teman mempercayai saya sebagai ketua. Tentu ini amanah yang harus saya jalani dengan tanggung jawab, setelah sebelumnya Dewan Kesenian sempat terhenti. Namun berkat komitmen semua pelaku seni di Bangka Barat ini, Alhamdulillah sejumlah kegiatan sudah kita selenggarakan dan akan kita gelar,” ujar Bambang Suseno yang mengaku kepengurusannya akan berakhir 2019 ini.   

Berjalannya program Dewan Kesenian Bangka Barat tak terlepas dari dukungan Pemda Bangka Barat. Kehadiran Dewan Kesenian dalam membangun kesenian di Bangka Barat memiliki sinergitas dengan dinas dan bupati, baik anggaran maupun kegiatan.

 Seno mengungkapkan dalam program kerjanya, Dewan Kesenian Bangka Barat tidak hanya mengadakan festival dan lomba, namun juga berupaya mempertahankan nilai lokalitas Bangka Barat sebagai Kota Pewaris banyak sejarah Bangsa Indonesia.

 Seno mengaku mulai tertarik di bidang kesenian karena darah seni yang mengalir dari keluarga, sehingga lebih mudah dalam memahami filosofi berkesenian. Awalnya  bersentuhan dengan kesenian dalam bidang sastra, sajak, musikalisasi puisi, dan teater.

Kemudian memasuki dunia etno musikal, juga kesenian yang ada di Bangka Belitung seperti dambus dan campak, serta mulai menikmati seni rupa seperti lukisan. Pertemanan dengan para seniman di Komunitas Rindu Dendam juga menambah kemampuan untuk memahami kesenian secara holistik, baik seni musik, seni rupa, sastra dan seni pertunjukan.

Lingkungan kerja di bidang budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat turut mendukung dan semakin mengentalkan dalam berkesenian. “Dengan agama kehidupan lebih terarah, dengan ilmu mampu melihat dunia lebih mudah, dan dengan seni diharapkan kita lebih mampu memaknai kehidupan dengan menghargai hasil kesenian yang ada di sekitar kita yang akhirnya menimbulkan rasa syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita,” tuturnya.

Dewan Kesenian juga menjadi mitra bagi pemerintah dalam membina pelaku seni di Bangka Barat, di antaranya mendampingi pelatihan-pelatihan dan berupaya  menikahkan antara aktivitas berkesenian dalam pembangunan di daerah. Misalnya dengan cara menjadikan seni menjadi menu dalam kegiatan dan konsep pariwisata Bangka Barat.

Selain itu dibantu oleh para seniman yang ada juga mendorong para pelajar untuk terlibat dalam kegiatan Dewan Kesenian Bangka Barat. Hal ini sejalan dengan filosofi Dewan Kesenian untuk menjadi wadah bagi seniman di Bangka Barat.(BBR)


Penulis :BudiTio
Editor   :Sanjaya
Sumber :Babelreview